Tampilkan postingan dengan label BAHASA INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHASA INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Jumat, 11 November 2011
deanah
Denah telah lama digunakan manusia hampir sebelum mengenal peta. Denah hampir sama dengan peta, hanya penggambarannya saja yang berbeda. Denah adalah gambar yang menunjukkan letak kota, jalan, dan sebagainya.
menulis surat dinas
MENULIS SURAT DINAS
Surat merupakan sarana komunikasi tertulis. Surat dipandang sebagai alatkomunikasi tulis yang paling efisien, efektif, ekonomis, dan praktis dibandingkan dengan komunikasi lisan. Surat ada yang bersifat resmi dan tidak resmi. Salah satu dari bentuk surat resmi adalah surat dinas. Surat dinas adalah surat yang dikirimkan dari instansi kepada seseorang, atau dari instansi kepada instansi. Bentuk, isi, dan bahasa dalam surat dinas terikat oleh ketentuan baku. Contoh surat dinas adalah surat pemberian tugas, pemberitahuan, permohonan, perintah, peringatan, panggilan, perjanjian, dan laporan.
Jumat, 04 November 2011
Karya sastra
KARYA SASTRA
Karya sastra adalah hasil cipta,rasa, dan karsa manusia yang berwujud seni
Contoh karya sastra: -Puisi
-Prosa (karangan yang berbentuk cerita)
-drama
Puisi: -Puisi lama
-Puisi baru
Puisi lama: -Pantun
-Syair
Macam-macam puisi baru:
1. Balada
puisi berisi kisah/cerita
2. Himne
puisi pujaan untuk Tuhan,tanah air, dan pahlawan
3. Ode
puisi sanjungan untuk orang yang berjasa
4. Epigram
puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup
5. Romance
berisi luapan perasaan cinta kasih
6. Elegi
berisi ratap tangis/kesedihan
7. Satire
berisi sindiran/kritik
ciri-ciri pantun:
-drama
Puisi: -Puisi lama
-Puisi baru
Puisi lama: -Pantun
-Syair
Macam-macam puisi baru:
1. Balada
puisi berisi kisah/cerita
2. Himne
puisi pujaan untuk Tuhan,tanah air, dan pahlawan
3. Ode
puisi sanjungan untuk orang yang berjasa
4. Epigram
puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup
5. Romance
berisi luapan perasaan cinta kasih
6. Elegi
berisi ratap tangis/kesedihan
7. Satire
berisi sindiran/kritik
ciri-ciri pantun:
- Terdiri dari 4 baris
- Baris 1 & 2 sampiran
- Baris 3 & 4 isi
- Bersajak a-b-a-b
- Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata
- Terdiri dari
Aspek ketrampilan berbahasa
Aspek keterampilan berbahasa
Mendangarkan
Berbicara
Membaca
Menulis
Konotasi(makna kiasan)
Contoh:
Si jago merah itu sedang membara
Si jago merah:api
Denotasi(makna sebenarnya)
Contoh:
Belalang itu naik daun
Naik daun:naik ke atas daun
Mendangarkan
Berbicara
Membaca
Menulis
Konotasi(makna kiasan)
Contoh:
Si jago merah itu sedang membara
Si jago merah:api
Denotasi(makna sebenarnya)
Contoh:
Belalang itu naik daun
Naik daun:naik ke atas daun
Ciri pantun dan Syair
Ciri-ciri pantun:
Terdiri dari 4 baris
Jumlah kata tiap baris 8-12 suku kata
Baris pertama dan kedua disebut sampiran
Baris ketiga dan empat disebut isi
Bersajak abab
Ciri-ciri syair:
Terdir atas 4 larik tiap bait
Setiap bait memberi arti sebagai satu kesatuan
Semua baris merupakan isi(dalam syair tidak ada sampiran)
Bersajak aaaa
Jumlah suku kata tiap baris 8-12 suku kata
Isisyair berupa nasihat,petuah,dongeng/cerita
Terdiri dari 4 baris
Jumlah kata tiap baris 8-12 suku kata
Baris pertama dan kedua disebut sampiran
Baris ketiga dan empat disebut isi
Bersajak abab
Ciri-ciri syair:
Terdir atas 4 larik tiap bait
Setiap bait memberi arti sebagai satu kesatuan
Semua baris merupakan isi(dalam syair tidak ada sampiran)
Bersajak aaaa
Jumlah suku kata tiap baris 8-12 suku kata
Isisyair berupa nasihat,petuah,dongeng/cerita
Afiks
Afiks
Imbuhan
Macam-macam imbuhan:
Previks(awalan)
Contoh:me-,ber-,di-,ter-,ke-,pe-
Me + Bantu
Membantu
Sufiks(akhiran)
Contoh:-kan,-I,(-wan,-man,-wati,-isme,-sasi)
Ambil + kan
Ambilkan
Infiks(sisipan)
Contoh:-el-,-em-,-er-
Gembung + el
Gelembung
Konfiks(gabungan)
Contoh:ke-an,di-an,me-an,ber-an
Ke + ada + an
Keadaan
Imbuhan
Macam-macam imbuhan:
Previks(awalan)
Contoh:me-,ber-,di-,ter-,ke-,pe-
Me + Bantu
Membantu
Sufiks(akhiran)
Contoh:-kan,-I,(-wan,-man,-wati,-isme,-sasi)
Ambil + kan
Ambilkan
Infiks(sisipan)
Contoh:-el-,-em-,-er-
Gembung + el
Gelembung
Konfiks(gabungan)
Contoh:ke-an,di-an,me-an,ber-an
Ke + ada + an
Keadaan
majas
Majas dibedakan menjadi:
- Perbandingan
- Pertentangan
- Pertautan
Majas Perbandingan
Macam-macam majas perbandingan:
- Personifikasi
Pesonifikasi adalah majas yang membandingkan benda mati seolah-olah hidup
- Metafora
Metafora adalah majas yang didalamnya terdapat ungkapan
- Asosiasi
Asosiasi adalah majas yang didalamnya terdapat kata (bagai,bagaikan,bak, bara,laksana)
- Sarkasme
Sarkasme adalah majas yang didalamnya terdapat kata-kata kasar
Majas Pertentangan
Macam-macam majas pertentangan:
- Hiperbola
Hiperbola adalah majas yang melebih-lebhkan dari keadaan yang sebenarnya
- Litotes
Litotes adalah majas yang merendahkan diri
- Ironi
Ironi adalah majas yang mengungkapkan dari kebalikan dari keadaan sebenarnya
- Paradok
Paradok adalah majas yang mengandung pertentangan nyata dengan fakta yang ada
- Antitesis
Antitesis adalah majas yang menggunakan paduan kata yang berlawanan arti
Majas Pertautan
Macam-macam majas pertautan:
- Metonimia
Metonimia adalah majas yang menyebutkan nama sesuatu dengan nama lain berdasarkan ciri bentuknya.
- Alusio
Alusio adalah majas yang melukiskan sesuatu denga ungkapan pribahasa.
laporan
LAPORAN
Karangan yang berisikan paparan peristiwa atau kegiatan yang telah dilakukan
JENIS LAPORAN
- Laporan perjalanan
- Laporan pengamatan
MENGANALISIS LAPORAN
Merupakan kajian atau penelitian terhadap suatu laporan
Penelitian atau kajian meliputi kegiatan :
- Memahami isi laporan secara bentuk isi maupun kebahasaan
- Mengurangi secara rinci atau detail isi laporan
- Memberikan suatu pandangan atau pendapat terhadap laporan berdasarkan teori atau definisi
MENULIS LAPORAN PERJALANAN
Pengamatan adalah pengawasan secara cermat terhadap kegiatan
Ciri-ciri laporan yang baik :
- Menarik dan enak untuk di baca
- Dengan dilengkapi data-data yang akurat
- Menggunakan bahasa baku
MENANGGAPI ISI LAPORAN
Salah satu jenis laporan adalah laporan perjalanan
HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT MENDENGARKAN LAPORAN :
- Judul laporan perjalanan
- Orang yang melakukan perjalanan
- Tempat tujuan perjalanan
- Waktu melakukan perjalanan
- Tujuan melakukan perjalanan
- Alasan dalam melakukan perjalanan
- Proses perjalanan tersebut
- Hasil dari perjalanan
Tanggapan terhadap laporan dapat berupa pertanyaan,pengungkapan,persetujuan dan ketidaksetujuan,tangggapan terhadap isi,serta kritik dan saran.
HAL YANG DIPERHATIKAN SAAT MENANGGAPI LAPORAN :
- Tanggapan disampaikan secara objektif terhadap laporan yang disampaikan,baik dari segi isi maupun bentuk
- Tanggapan disampaikan seacar fokus dan tepat sasaran
- Tanggapan disampaikan dengan tujuan untuk membangun dan memperbaiki isi laporan
- Tanggapan disampaikan dengan santun,jelas,komutatif
HAL YANG DAPAT DITANGGAPI :
- Bentuk dan sistematika laporan
- Isi laporan
- Bahasa yang digunakan
- Cara menyampaikan laporan
MENYAMPAIKAN LAPORAN SECARA LISAN
Menyampaikan laporan berarti menyajikan suatu data sebagai bukti pertanggungjwaban
HAL YANG DILAPORKAN :
- Nama kegiatan
- Pendahuluan
- Tujuan kegiatan
- Siapa pelaksananya
- Kapan terjadinya
- Dimana kejadian tersebut
Kamis, 03 November 2011
Paragraf
Paragraf adalah kumpulan dari beberapa kalimat
Ciri-ciri paragraf
-mempunyai ide atau gagasan pokok
-mempunyai kepanduan/kekompakan hubungan kalimat
-tiap paragraf mengembangkan ide atau gagasan dengan menggunakan kalimat-kalimat pendukung
-paragraf disusun dengan menggunakan kalimat efektif sehingga pesan bisa tersampaikan
Ciri-ciri paragraf
-mempunyai ide atau gagasan pokok
-mempunyai kepanduan/kekompakan hubungan kalimat
-tiap paragraf mengembangkan ide atau gagasan dengan menggunakan kalimat-kalimat pendukung
-paragraf disusun dengan menggunakan kalimat efektif sehingga pesan bisa tersampaikan
Drama
Drama adalah cerita yang di perankan di pentas
Macam-macam drama:
-Komedi
-Musikal
-Kolosal
-Pantonim
-Tragedi
Macam-macam drama:
-Komedi
-Musikal
-Kolosal
-Pantonim
-Tragedi
Macam-macam karangan
1 Narasi : karangan yang berbentuk cerita
2 Diskripsi : karangan yang melukiskan sesuatu
3 Argumentasi : karangan yang berbentuk pendapat
2 Diskripsi : karangan yang melukiskan sesuatu
3 Argumentasi : karangan yang berbentuk pendapat
Rabu, 02 November 2011
Reduplikasi
Macam-macam Reduplikasi
1) K.U murni / seluruhnya / Dwi linnga
2) K.U berimbuhan
3) K.U sebagian / Dwi purwa
4) K.U berubah / Dwi lingga salin suara
contoh:
1)* meja-meja*
2)*kebiru-biruan*
3)*lelaki*
4)*sayu-mayur*
1) K.U murni / seluruhnya / Dwi linnga
2) K.U berimbuhan
3) K.U sebagian / Dwi purwa
4) K.U berubah / Dwi lingga salin suara
contoh:
1)* meja-meja*
2)*kebiru-biruan*
3)*lelaki*
4)*sayu-mayur*
Senin, 10 Oktober 2011
Berita singkat
Kesurupan
A |
Khir – akhir ini kesurupan melanda anak-anak SMP dan SMA.Hal ini menjadi fenomena yang menarik bagi paranormal dan spiritualis.Namun bagi sebagian orang tua banyak yang ketakutan .Mengingat kejadian itu, munculpada siang Hari saat siswa sedang sekolah.
Ketakutan itu sebenarnya cukup berarti bagi orang tua yang tidak memberikan pendidikan /ajaran agama secara penuh pada anak-anaknya.Akan tetapi untuk para yang mendidik anak –anaknya dengan ajaran agama penuh sudah tentu tidak takut.Karena mereka beryakinan Makhluk halus tidak akan masuk kepada anak yang telah didik secara kuat.
Anak-anak yang muda kerasukan roh halus itu adalah mereka yang tidak memiliki atau dalam kondisi kering dalam nilai-nilai agama.Kenapa demikian ?karena orang tuanya tidak memberikan pendidikan agama lebih dalam dan lebih mementingkan pendidikan social eksakta.
Untuk mengatasi kekurangan pendidikan agama islam pada anak-anak SMP dan SMA itu,maka pihak pelajaran agama di kelas maupun di luar kelas.Jika pemahaman anak-anak didik terhadap ajaran agama islam lebih mendalam sudah barang tentu imannya semakin kuat.Kalau iman telah kuat maka makhluk halus tidak mudah masuk kedalam tubuhnya dan tidak lagi ada anak-anak sekolah yang kesurupan.
Kenapa saya katakan anak-anak perlu pemberian nilai-nilai ajaran agama yang lebih?Karena selama ini pengajaran pendidikan agama pada anak-anak di sekolah umum sangatlah minim.Sedangkan pendidikan iolmu pengetehuan umum dan aksata lebih mendominasi.Bahkan diberikan saringan berlebihan.
Kondisi semacam ini sangat mepengaruhi terhadap pola piker anak-anak didik pada usia SMP dan SMA.Akibatnya anak-anak SMP dan SMA mengalami kekosongan spiritual.Padahal kekuatan spiritual pada diri anak-anak seusia itu sangatlah di butuhkan
Rabu, 14 September 2011
pengertian drama
Drama
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Drama (Yunani Kuno: δρᾶμα) adalah satu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. Kosakata ini berasal dari Bahasa Yunani yang berarti "aksi", "perbuatan".Drama bisa diwujudkan dengan berbagai media: di atas panggung, film, dan atau televisi. Drama juga terkadang dikombinasikan dengan musik dan tarian, sebagaimana sebuah opera (lihat melodrama).
[sunting] Drama di Indonesia
Di Indonesia, pertunjukan sejenis drama mempunyai istilah yang bermacam-macam. Seperti: Wayang orang, ketoprak, ludruk (di Jawa Tengah dan Jawa Timur), lenong (Betawi), randai (minang), reog (Jawa Barat), rangda (Bali) dan sebagainya.[sunting] Unsur-unsur drama
| Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
| sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Drama |
Jumat, 22 Juli 2011
Macam - macam Karangan
Narasi : Karangan yang berbentuk cerita
Diskripsi : Karangan yang melukiskan sesuatu (orang, tempat,benda) dengan kesan panca indra.
Argumentasi : Karangan yang berbentuk pendapat.
Persuasi : Karangan yang berbentuk pendapat disertai dengan bukti dan alasan yang akurat dengan tujuan meyakinkan pembaca.
Eksposisi : Karangan yang berbentuk paparan
Diskripsi : Karangan yang melukiskan sesuatu (orang, tempat,benda) dengan kesan panca indra.
Argumentasi : Karangan yang berbentuk pendapat.
Persuasi : Karangan yang berbentuk pendapat disertai dengan bukti dan alasan yang akurat dengan tujuan meyakinkan pembaca.
Eksposisi : Karangan yang berbentuk paparan
Senin, 18 Juli 2011
BAHASA INDONESIA
Aspek ketrampilan Berbahasa
1. Denotasi,Contoh:1 Gulung Tikar =Karena ada acara rafli gulung tikar di lantai
Konotasi,Contoh Gulung tikar =Karena tak laku jualan pak karma gulung tikar
CIRI-CIRI PARAGRAF
1 Paragraf Deduktif,yaitu paragraf yg kalimat utamanya berada diawal kalimat yg menjelaskan kalimat utama
2 Paragraf Induktif,yaitu paragraf yang kalimat utamanya berada di akhir
1) PUISI:1 Puisi lama contoh :Pantun,syair
2 Puisi baru contoh :ODE,BALADA,Himne,Epigram,Rapance
2. Tiap baris terdiri dari 4 perkataan
3. Tiap bait terdiri dari 4 baris
2. Bersajak terus aaa
3. Berima 2-2 (--/--)
4. terdiri dari be3berapa bait
b. Adat istiadat yang berlaku saat itu
c. Keyakinan dan pandangan hidup sang penulis
d. ekonomi
2. Unsur intrinsik
a. Tokoh
Biografi adalah Ilmu yang menceritakan dirinya sendiri
1.Mendengar
2.berbicara
3.membaca
4.menulis
1. Denotasi,Contoh:1 Gulung Tikar =Karena ada acara rafli gulung tikar di lantai
Konotasi,Contoh Gulung tikar =Karena tak laku jualan pak karma gulung tikar
2 .Denotas = Ari tidak masuk sekolah hariini karena demam
CIRI-CIRI PARAGRAF
1. Mempunyai ide atau gagasan pokok
2. Mempunyai kepanduan/kekompakan hubungan kalimat
3. Tiap paragraf mengembangkan ide atau gagasan dengan menggunakan kalimat kalimat pendukung
4. Paragraf di susun dengan mengunakan kalimat evektif sehingga ide bisa tersampaikan
Macam-macam paragraf1 Paragraf Deduktif,yaitu paragraf yg kalimat utamanya berada diawal kalimat yg menjelaskan kalimat utama
2 Paragraf Induktif,yaitu paragraf yang kalimat utamanya berada di akhir
3 Paragraf Variatif,yaitu paragraf yg kalimat utamanya berada didepan dan dipertegas kembali di akhir
kalimat
4 Paragraf Diskriptis ,yaitu paragraf yang tidak mempunyai kalimat utama
KARYA SASTRA
Karya sastra yaitu: hasil cipta ,rasa,dankarsa manusia yang berwujud seni
Macam-macam karya sastra (K.S)
1.puisi
2.prosa(karangan yang berbentuk cerita)
3.Drama
1) PUISI:1 Puisi lama contoh :Pantun,syair
2 Puisi baru contoh :ODE,BALADA,Himne,Epigram,Rapance
2) Ciri-ciri pantun
1. Bersajak sialng,jika 4baris bersajak abab2. Tiap baris terdiri dari 4 perkataan
3. Tiap bait terdiri dari 4 baris
3) Ciri-ciri syair
1. Tiap bait nterdiri dari 4baris2. Bersajak terus aaa
3. Berima 2-2 (--/--)
4. terdiri dari be3berapa bait
Perbedaan pantun dan syair
1 Pantun bersajak abab
2 Syair bersajak aaa
1) PUISI :1 Lama
2 Baru
2) PROSA: 1 Lama:Legenda , Mitos , Pongen
2 Baru: Cerpen , Novel , Komik, Cerbung , Biograf
3)DRAMA: Pasie , Komedi , Lucu , Opera , Tragedi
4)Macam-macam Unsur Karya Sastra
1. Unsur ektrinsik
a. Latar belakang kehidupan penulis1. Unsur ektrinsik
b. Adat istiadat yang berlaku saat itu
c. Keyakinan dan pandangan hidup sang penulis
d. ekonomi
2. Unsur intrinsik
a. Tokoh
b. Latar
c. Tema
d. Amanat
Biografi adalah Ilmu yang menceritakan dirinya sendiri
Bliografi adalah Kisah yang menceritakan orang lain
Ekstrinsik adalah unsnr -unsur yang ada di luar cerita
Instrinsik adalah unsur-unsur yang ada di dalam cerita
Langganan:
Postingan (Atom)











